penutupan pkl iain

Kamis (29/03/2018) Pengadilan Agama Sibolga mengadakan acara penutupan praktek hukum lapangan mahasiswa Jurusan Akhwal Syaksiyah Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidempuan Tahun 2018. Acara tersebut dihadiri oleh 8 orang mahasiswa semester 8 (delapan) yang berhasil menyelesaikan praktek hukum lapangan di Pengadilan Agama Sibolga yaitu: Lila Santi Hasibuan, Miftahul Marzuki Arsjah, Zul Fahri, Ekka Sari Ramadani Harahap, Sahriani Siregar, Rina Rizky Nasution, Fahrul Gunawan Sinaga dan Fitri Handayani.

Delapan orang Mahasiswa yang berpraktek hukum di Pengadilan Agama Sibolga melakukan pratek hukum lapangan sejak tanggal 1 Maret 2018 – 29 Maret 2019. Mereka diberi kesempatan untuk mempelajari secara langsung proses penyelesaian perkara, pelaksanaan administrasi dan teknis mulai dari penerimaan perkara hingga perkara diputus. Mereka juga diberi kesempatan untuk hadir pada persidangan yang dipimpin oleh Majelis Ketua. Selain mahasiswa tersebut wajib hadir dan diabsen, mereka juga diberikan pengetahuan dan ilmu di setiap kesempatan oleh bapak Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Mhd. Harmaini, S.Ag S.H. serta Ibu Endang Rosmala Dewi, S.Ag., M.Ag., sebagai pembimbing (pamong) selama praktek hukum lapangan.

Acara yang diadakan di ruang sidang Pengadilan Agama Sibolga tersebut dihadiri juga oleh Dosen Pembimbing praktek hukum lapangan yaitu DR. Ali Satih (Dosen IAIN Padangsidempuan) dengan ditemani oleh Risalan Basri (Kepala Sub Bagian Umum IAIN Padangsidempuan). Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB dibuka oleh MC oleh Fahrul Gunawan Sinaga  kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalam Ilahi oleh Lila Santi Hasibuan, pesan dan Kesan yang diwakili oleh Zul Fahri dan Sahriani Siregar kemudian kata sambutan oleh DR. Ali Satih, dan arahan dari Bapak Ketua Pengadilan Agama Sibolga, dan penyerahan Sertifikat secara simbolis diterima oleh Rina Rizky Nasution.

Dalam arahannya Ketua Pengadilan Agama Sibolga menyampaikan kepada seluruh mahasiswa agar jangan mudah puas dengan pendidikan yang ditempuh sekarang. Jika sekarang menyelesaikan Strata Satu maka segera ambil kuliah lagi strata dua serta teruslah belajar sebanyak-banyaknya. “Perbanyaklah menuntut ilmu, perbanyak membaca buku-buku, jangan mudah puas dengan apa yang didapatkan sekarang ini. karena di masa akan datang peluang untuk menjadi hakim semakin sulit dan bersaing. Oleh karena itu jadikanlah diri kita ini menjadi Sumber Daya yang memiliki kualitas mumpuni. Sertifikat kelulusan yang akan kalian terima ini hanyalah awal dari perjuangan berat kalian jika ingin menjadi hakim suatu saat nanti.” Begitu kata Bapak Ketua dalam arahannya.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Miftahul Marzuki Arsjah dan para mahasiswa beserta dosen pembimbing pun pamit mohon diri.

 

BannerMaker 10122018 114628